Postingan

Menampilkan postingan dengan label cerita-sobat

One Small Step to Make a Giant Leap

Gambar
(Siapapun kita, dimana pun kita dilahirkan, kita semua berhak untuk sukses) Kegiatan senam pagi di MI Darul Ulum Mayang Siapapun kita, dimana pun kita dilahirkan, kita semua berhak untuk sukses. Tak terkecuali untuk adik-adikku semua yang ada di mayang, mereka punya semangat tinggi, mereka punya cita-cita, tinggal bagaimana arah dari semangat dan cita-cita itu, tinggal bagaimana proses akan membawanya pada sebuah takdir yang gemilang.  Sekolah ini memang tak cukup luas, tak cukup besar, dan tak cukup bagus bila dibandingkan dengan sekolah maju di luaran sana. Tapi kita semua sama, kita menginjak bumi yang sama dan memilki mimpi yang sama yaitu mimpi untuk menjadi orang yang sukses, orang yang bisa membahagiakan dan juga bisa bermanfaat bagi orang lain.  Kalau boleh sekilas saya gambarkan, MI Darul Ulum Mayang ini memang bukan sekolah hitz seperti sekolah-sekolah lain, jumlah peserta didiknya pun mungkin kurang lebih hanya sekitar 60-an siswa seluruhnya, tetapi m...

Pengalaman Mengajar Kami

Gambar
Calon sobat pengajar V (kelompok 1) Ternyata mengajar bukan perkara yang mudah, apalagi jika dihadapkan pada anak-anak SD kelas 1 dan 2 yang masih kecil-kecil, masih suka bermain, sering ngambek, dan sulit ditebak apa maunya. Tetapi bukan berarti menyurutkan niat kami untuk ikut andil dalam perubahan bangsa, meski dengan cara yang sederhana. Bukan, bukan mengajar sungguhan yang sudah profesional. Kami hanyalah sekumpulan mahasiswa yang sedang mengikuti program teaching test untuk ikut dalam sebuah komunitas mengajar yang disebut UNEJ Mengajar. Kami bahkan belum resmi menjadi sobat pengjar yang terjun langsung ke sekolah-sekolah dasar untuk memberikan sedikit ilmu, motivasi dan membantu mewujudkan harapan para sobat-sobat cilik di sana. Meskipun begitu, kami tetap berusaha melakukan yang terbaik yang bisa kami lakukan untuk kemajuan pendidikan di negeri ini.

"A" Untuk Ajaib

Gambar
Baru beberapa pekan lalu, ketika sebuah kata pamungkas ini muncul di kehidupanku.. Singkat cerita, aku bersama teman-teman pengurus UJAR periode 2016 nge- camp di afdeling rayap Rembangan. Kami datang sabtu pagi. Berkumpul. Bercanda ria. Lalu masuk ke serangkaian acara yang serius tapi enjoy.   Sesi pertama kita isi dengan perkenalan. Sekalipun beberapa kami udah lebih dari akrab, tapi perkenalan tetap jadi sesuatu yang krusial di kepengurusan. Supaya ga sekedar kenal, tapi juga akrab, setiap dari kami wajib memperkenalkan nama dengan menambahkan kata sifat yang diawali huruf yang sama dengan nama kita. Namaku Arifah dan aku berpikir keras tentang sifat apa yang cocok denganku.

Menyapa Sabtu, Aku Menyapa Bahagia

Gambar
Bendera kami selalu megah karena dia hanya dikibarkan di tempat tinggi dan berkawan langit.  Selamat pagi! Pukul 07.00 pagi. Pagi selalu cerah jika aku bisa berjalan-jalan, bertemu orang-orang, tanpa harus berlama-lama di balik dinding kos hanya menyiapkan sesuatu tidak jelas dan enggan keluar.  Hari itu Sabtu, hari yang indah dan bendera itu menggambarkan sekali suasana hatiku. Berkibar, bergelora, penuh semangat tanpa peduli alang rintang, sejuk, dan rasanya menyenangkan. Andai aku bisa mengatakannya, bahagia sekali bisa menyapa dunia sepagi itu. 

October on Duty

Gambar
Hai oktober! Hari ini aku bertugas lagi, mengemban amanah moral untuk pendidikan bermutu nya adek-adek kebangsaanku. Ah apa maksudnya, hehe, intinya itu adek-adek yang belum beruntung seperti aku harus mendapatkan pendidikan terbaik di masanya. Siapa lagi kalau bukan aku yang berusaha memastikannya?  Aku yang amat beruntung mendapatkan pendidikan terbaik dari awal sekolah dulu. 

Cita-Cita, Aku Pasti Bisa

Gambar
Seperti sabtu-sabtu yang lalu, aku dan kawan-kawan masih datang ke SD binaan kami di desa Darsono. Hanya saja hari ini sedikit berbeda, karena kami mengadakan kegiatan ekstra Lomba Mewarnai, Membaca Puisi, dan Lomba Suporter untuk adek-adek di sana. Kegiatan hari ini kami beri nama FESTIVAL AKU BISA dengan tema "Cita-Cita". Ya, karena kami selalu yakin, adek-adek Darsono pasti bisa menggapai semua cita-citanya.     Ini salah satu anak kelas 1 yang imut banget, karena hasil mewarnainya sudah selesai dia akhirnya menggambar sekreasinya sendiri. Ahh.. lucu banget. 

Buah Kasih Negeri Ini Butuh Cahaya

Gambar
 Aku dan Nafthah mengajari mereka bernyanyi dalam bahasa Inggris. Kami pun tahu bahwa mereka tidak terbiasa melakukannya. 

Jember Bergerak - Relawan Tak Ternilai

Gambar
Assalammualaikum wr wb Berikut ini adalah catatan salah satu Sobat Pengajar 3 ketika mengikuti salah satu aktivitas Unej Mengajar. Boleh lah yaa disimak... Relawan Tak Ternilai Foto besar di atas sungguh menggugah hati saya. Quote tersebut mampu mematahkan perdebatan dalam benak saya atas pandangan teman-teman tentang saya yang memilih terjun langsung mengajar di SD desa meski hanya pada weekend, berbeda dengan teman-teman yang ah sudahlah...

Dia Bertanya, Apa Aku Lelah?

Gambar
Siang itu matahari bersinar terik. Jika orang lain sudah malas untuk keluar rumah, aku dan kawanku justru sedang menelusuri sawah dan ladang bersama anak murid kami di sebuah desa. Sejak pagi, kami berjalan bersisian mengelilingi desa tempat mereka tinggal. Satu kilo, dua kilo, dan berkilo-kilo kami berjalan namun tidak sampai juga. Anak-anak ini mengajak kami kesana kemari, menunjuk satu demi satu tempat yang ingin mereka perlihatkan kepada kami, kakak-kakak guru.   Kami mulai berjalan pukul 8 pagi. Namun hingga pukul 10, tempat tujuan kami belum kelihatan juga. Entahlah, apa aku lelah. Setiap langkah yang aku ambil dengan sangat lunglai, selalu dibarengi dengan pertanyaan anak-anak manis itu, "Capek, kak?" namun aku selalu menjawabnya dengan riang, "Enggak kok, kakak masih kuat." Bagiku, perjalanan ini sangat menyenangkan. Hanya fisik ku yang merasa lelah, namun hatiku sangat bahagia dan bebas. Aku merasa bebas dan hidup kembali sebagai diri...

SETAPAK MENGGAPAI ASA

Gambar
              Kami bersyukur telah diberi kepercayaan untuk mengabdikan diri sebagai tenaga pendidik disebuah SD di daerah Bintoro sana. Kami bangga telah diberi kepercayaan besar oleh para pengurus di UJAR. Meski kami bukan orang-orang hebat, meski kami hanya para mahasiswa yang sebenarnya juga tengah merintis diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik, namun kami terus berusaha memaksimalkan kemampuan kami untuk berbagi. Perjalanan menuju SD binaan (SD Bintoro V) memang tak bisa dibilang mudah. Kami harus melewati berkilo-kilo meter jalanan rusak yang akan berubah menjadi aliran sungai jika hujan. Kami juga harus berjalan kaki untuk mencapai SD sebab kami tak berani mengambil resiko terpeleset dan jatuh kejurang yang berada disebelah kiri jalan bila menaiki motor. Tak mudah memang. Namun ketika bertemu mereka, anak-anak polos yang sederhana namun penuh potensi, yang dengan keceriaannya menyambut kami dengan hangat. Semua peluh itu seolah terbay...

THE LAST DAY, FOR THE NEXT DAY

Gambar
Setiap kisah akan dimulai dengan sebuah tantangan. Namun bagaimana tantangan itu akan terjawab dan bagaimana kisah itu akan berakhir, semua tergantung pada bagaimana sikap para pemain didalamnya dalam menghadapi setiap permasalahan. Sebenarnya kami lupa kapan tepatnya kami pertama kali menginjakkan kaki di SD Bintoro V. namun kami belum lupa bagaimana perasaan kami saat pertama kali sampai disana. Rasa lelah dan napas yang putus-putus langsung terlupa saat melihat wajah girang mereka bertemu kami. Hari itu kami sejenak lupa bahwa kami adalah seorang mahasiswa . Hari itu kami sejenak lupa pada berbagai kesibukan dan permasalahan yang harus segera kami tangani sebagai mahasiswa. Hari itu, kami kembali pada lingkungan kami dulu, lingkungan anak-anak. Hari itu kami melepas segala JAIM kami, dan berbaur dengan mereka, dan tertawa bersama mereka. Sejenak, kami lupa pada jalan terjal yang kami lewati selama perjalanan menuju SD ini. Pada hari-hari selanjutnya kami akan dikejar pertan...

(Bukan) Hari Terakhir

Gambar
Pagi itu hujan baru saja mengguyur, membuat jalanan basah dan udara sejuk. Seperti biasa, beberapa Sobat Pengajar berkumpul di depan jalan masuk utama kampus hijau kami. Selanjutnya kami berangkat dengan mengendarai motor menuju sebuah bagian kecil dari Kabupaten Jember. Bintoro nama tempat itu. Bagian kecil itu sudah tidak asing lagi bagi kami, Sobat Pengajar 1 UNEJ Mengajar. Sejak akhir tahun lalu kami ditugaskan untuk mengabdikan ilmu di tempat itu. Sebuah tempat yang pada nantinya akan menjadi kenangan manis pada ingatan kami. Kenangan mengenal bocah-bocah calon penerus bangsa yang penuh semangat, kenangan menelusuri jalan menuju Bintoro yang terjal, kenangan semangat berjalan kaki dengan tanjakan yang licin dan turunan yang curam, serta kenangan-kenangan lain yang pernah terjadi di Bintoro. SD Negeri Bintoro 5, sebuah sekolah dasar satu atap dengan SMP dan TK, berada pada (kurang lebih) 15 kilometer ke arah utara dari pusat kota Jember. Minim sarana dan prasarana memang, n...

SEMANGAT YANG BERSINAR DARI PUNCAK BUKIT

Gambar
jam 07.16       Sebuah pesan masuk ke ucul (nama HP-ku) dan langsung aku buka. Oh, ternyata dari Istib, sesama sobat pengajar. Dia menanyakan posisiku. Langsung saja aku segera mengambil helm dan menghambur ke masjid kalijogo, tempat Istib menunggu.       Pagi ini adalah jadwal kami mengajar ke SD Darsono IV. Tidak seperti biasanya udara pagi ini dingin sekali walaupun matahari bersinar dengan cerah. Perjalanan hampir setengah jam yang kami tempuh juga sebenarnya merupakan cerita biasa yang hampir selalu kami, para sobat pengajar, laksanakan tiap minggu.       Perjalanan mendaki menuju SD puncak bukit itu tidak berubah, kami tetap menempuh jalan yang licin berlumpur karena erosi air hujan. Sesampainya di SD Darsono, Istib meminta izin ingin sarapan dahulu di warung dekat "pintu gerbang" SD Darsono. Yah, aku pun setuju menemani istib sarapan berhubung murid-murid juga sepertinya baru masuk kelas, terbukti dari sa...

RANGKULANMU PENUH ARTI KAWAN!

Gambar
Jenggawah I am coming…             Kesempatan bertemu dengan mereka datang kembali, tidak aku sia-siakan kesempatan itu berlalu begitu saja tanpa keikut sertaan diriku dalam rombongan volunteer Unej Mengajar. Aku sadari bahwasannya mengikuti kegiatan ini tidak semudah membolak-balikkan telapak tangan. Setiap peserta volunteer akan mengalami semacam cobaaan sebelum berperang. Cobaan ini seakan berkata “Sampai sejauh mana kesungguhanmu menjadi volunteer?!” seraya menentang laju langkah kaki kami. Semua tetap akan terlawati dengan hati ikhlas para volunteer.             Sungguh beruntung dan bersyukur karena kehadiranku untuk yang kedua kalinya masih disambut dengan tangan yang lebar dan senyuman hangat adik-adik di Jenggawah yang menyemangati hariku saat itu. Sebagaimana pertemuan pertama kami di Jenggawah, pembimbing kami membagi kelompok belajar menjadi sejumlah zona...

Mengajar? Mengapa tidak..!!!

Gambar
Beberapa bulan yang lalu aku menikmati akhir pekanku dengan kegiatan yang berbeda dengan hari-hari yang pernah aku lalui sebelumnya. Aku berpetualang dan berbagi dengan orang baru dan tempat yang baru pula. Sebelumnya, mungkin akan kuperkenalkan diriku terlebih dahulu. Namaku Hanifa Ariyanti. Aku salah satu mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat di Universitas Jember. Sebenarnya mahasiswa FKM berkompeten dibidang penyuluhan kesehatan di masyarakat. Namun kini aku merasa jadi sosok berbeda sejak mengikuti program Unej Mengajar, aku akan mengajar! Mengajar di sebuah desa yang letaknya tak jauh dari   pusat kota Jember, sekitar 40 menit perjalanan menggunakan sepeda motor. Aku tak sendiri, aku bersama beberapa kawan yang juga akan ikut mengajar di SDN Darsono 4. Kami menelusuri jalanan yang awalnya biasa saja namun kemudian harus melewati jalan yang sepertinya tak pernah diperhatikan pemerintah. Hingga pada akhirnya kami sampai di desa Darsono, kami menitipkan sepeda kami di sa...

Kalau Orang Lain Bisa Kuliah, Kami Juga Bisa !

Gambar
Kalau Orang Lain Bisa Kuliah, Kami Juga Bisa ! Menggapai Mimpi Bersama Gerakan Universitas Jember Mengajar (2) Jember, 21 Maret 2013                  Pada dasarnya jika mendapatkan fasilitas dan kesempatan yang sama, semua anak  bisa menggapai cita-citanya. Sayangnya, kendala fasilitas serta sarana dan prasarana menghadang anak-anak di SDN Darsono 4 Dusun Gumitir, Desa Darsono. Melihat kenyataan ini, mahasiswa Universitas Jember yang tergabung dalam Gerakan Universitas Jember Mengajar (UJAR) turun tangan. Tak mau terpenjara di menara gading, para mahasiswa ini secara sukarela membantu dunia pendidikan. Berikut  bagian kedua tulisan staf Humas dan Protokol, Iim Fahmi Ilman yang mengikuti kunjungan Rektor Universitas Jember, Drs. Moh. Hasan, MSc., PhD ke SDN Darsono 4 hari Kamis (14/3). Pagi itu disela angin yang berhembus cukup kuat, halaman SDN Darsono 4 dihiasi dengan paduan suara ...

Ruang Kelas Hanya Empat, Diasuh Lima Guru

Gambar
Berikut hasil berita tentang launching ujar for scholarship oleh Humas UNEJ bapak Iim Fahmi Ilman yang di ambil dari Web Universitas Jember. Jember, 18 Maret 2013                  Gerakan Universitas Mengajar (UJAR) yang digagas oleh para mahasiswa Universitas Jember makin melebarkan sayap kegiatannya. Gerakan voluntir ini tidak hanya mengerahkan anggotanya untuk menjadi jadi pengajar di beberapa sekolah dasar di Jember, kini mereka juga memberikan beasiswa dan giat menyebarkan buku. Berikut laporan staf Humas dan Protokol, Iim Fahmi Ilman yang mengikuti kunjungan Rektor Universitas Jember, Drs. Moh. Hasan, MSc., PhD ke SDN Darsono 4, salah satu sekolah yang dibina oleh para duta Kampus Tegalboto. Laporan ini dituangkan dalam dua tulisan. SDN Darsono 4 yang berada di Dusun Gumitir, Desa Darsono Kecamatan Arjasa sebenarnya tidak terlalu jauh dari kota Jember. Kira-kira kurang dari 12 kilometer...